일요일, 6월 23, 2024
기타제품Densus 88 Antiteror Polri Kasih Pelatihan Keahlian Ini pada Belasan Eks Napiter

Densus 88 Antiteror Polri Kasih Pelatihan Keahlian Ini pada Belasan Eks Napiter

Densus 88 Antiteror Polri menggelar pelatihan koreksi atau servis AC untuk para eks narapidana terorisme alias napiter sebagai wujud aktualisasi Pancasila.

Bekerjasama dengan pihak swasta, pemerintah berupaya terus membangun jiwa nasionalis para eks napiter, salah satunya melalui kans hidup yang lebih bagus.

Direktur Idensos Densus 88 Antiteror Polri Brigjen Bijak Makhfudiharto menyajikan, pihaknya berterimakasih kepada Yayasan Amaliah Astra lantaran berkontribusi dalam memberikan pelatihan servis AC kepada para eks napiter.

Kegiatan ini ialah wujud aktualisasi dari Pancasila,” tutur Bijak dalam keterangannya, Senin (3/6/2024).

Bijak memandang kans usaha servis AC bagi eks napiter dikarenakan perkembangan zaman saat ini membawa masyarakat kelihatan bertumpu pada penerapan mesin pendingin ruangan itu. Secara, Indonesia ialah negara tropis dengan kondisi kemarau yang saat ini tak menentu.

“Ketika ini kita hidup amat slot server thailand bertumpu pada AC, sehingga kesempatannya amat besar, para peserta harus mampu untuk meraih kans tersebut,” terang ia.

Bijak berpesan kepada para eks napiter yang terlibat untuk menguatkan niat keluar rumah untuk beribadah, serta menjalankan hal berguna bagi masyarakat yang juga bisa dibarengi dengan menjemput rezeki.

“Niatkan keluar rumah untuk beribadah dan mencari hal bagus, sehingga berguna untuk masyarakat, keluarga dan pribadi. Pakai kans ini untuk meraih kesuksesan,” kata Bijak.

15 Eks Napiter
Pelatihan koreksi AC untuk eks napiter itu dikerjakan di Sigap Academy Cilengsi, Jawa Barat, dengan diikuti sebanyak 30 orang peserta yang 15 diantaranya ialah eks narapidana terorisme.

Mereka ialah Abdul Rohim Sidik, Bayu Seno, Fikri Sabili, Muhammad Rizqy Nurhidayat, Iwan Wahyudianto, Abdul Muis, Abidurrahman, Anwar, Muchsin, Yunus Darusalam, Adam Noor Syam, Darmuzi, Yono Haryono, M Chairudin, dan Hendi alias Abu Yazid.

Kepala Yayasan Amaliah Astra, Ganjar menambahkan, kesibukan pelatihan service AC tersebut telah hingga pada batch 59 yang memang dimulai sejak 2012 lalu. Salah satunya untuk warga Kampung Bahari dan masyarakat sekitar PT Astra.

“Kami amat berbangga bisa berkontribusi dan berguna kepada masyarakat, terlebih bersama dengan Densus 88 untuk membina para eks napiter,” ungkap Ganjar.

Format Perhatian
Yayasan Amaliah Astra ialah wujud kontribusi perusahaan yang juga mengurusi keperluan rohani. Usai pembinaan, mereka akan dicarikan daerah berprofesi.

“Selamat datang bagi para peserta, sebelumnya Sigap Academy juga menjadi daerah pelatihan untuk teknisi telepon seluler, mesin, sekuriti, dan lainnya. Setelah pulang dari sini, para peserta diharap bisa menambah ilmu dan bisa berkontribusi,” ujar Presiden Direktur PT Sigap Prima Astrea, Harjanto.

teknis, Corporate Security PT Astra International, Selly Irfandi merinci bahwa 30 peserta akan dihasilkan berkelompok dan mendapatkan alat service, supervisi, dan mendapatkan pekerjaan di rumah atau gedung. Mereka juga diberi kans berkeliling Indonesia untuk mengajari sistem koreksi AC.

“Sehingga diharapkan tak cuma menjadi mandiri tapi juga berkarya, seperti dikerjakan service AC ke mesjid-mesjid oleh Yayasan Amaliah Astra, karena salah satu tujuan Astra ialah berguna bagi bangsa dan negara,” tutup Selly.

관련글
- Advertisment -spot_img

인기글